Jika ada pertanyaan apa yang abadi di dunia ini mungkin jawaban yang paling tepat adalah perubahan lah yang abadi.manusia hanya bisa merencanakan keabadian sesaat dan pasti akan bias,cepat atau lambatnya Tuhan-lah yang mengatur.terkadang sesuai dengan rencana terkadang juga berakhir di tengah jalan.
Di siang yang terlalu nekat ini,saya rasa harga diri itu terbawa angin bersamaan dengan kartu-kartu itu,semua luluh lantah.hingga tak ada lagi yang perlu di sesali dan semua akan baik baik saja.
Saya melakukan cacian terhadap orang yang saya sayangi namun hal itu semata-mata hanya karena orang yang lebih dan paling saya sayangi.
Keduanya tetap lah perbuatan yang salah,saya telah berbohong dan saya telah mencaci,maka sudah mutlak saya lah yang bertanggung jawab dan saya lah yang menerima ganjarannya.
Kejadian itu sangat sukses memenuhi impuls-impuls setiap sudut otak saya.belakangan ini istilah itu cukup tenar di perbincangkan yaitu galauisasi yang hanya di akibatkan oleh dua kata "tai kau!" dan "anjing kau!." dan seketika satu hati terobek,pergi dan memperlakukan saya nyaris seperti binatang.fatal!
Saya tak akan membahas upaya apa yang saya lakukan untuk semua perbuatan ini,saya rasa itu sudah lebih dari cukup.semua akan segera memudar perlahan dengan sedikit cubitan-cubitan kecil sesaat sebelum kehadiran sang mimpi karena terlintas sekelumit bayangan yang berbisik "semua tak akan kembali."
Sekarang tinggallah memetik latihan moral dari kejadian ini yang salah satunya your mouth is your tiger.maka berhati-hatilah untuk menggunakannya,terlebih dengan orang-orang terdekat.jika itu terjadi,untuk mengucapkan kata maaf kadang tak semudah mempertanggung jawabkannya.karena ini bukan berbicara tatanan materil namun immateril tepatnya batiniah,akan sangat sulit untuk menempel hati yang tersobek itu.
Terima kasih untuk pelajaran moralnya...
Terima kasih karena membagi sedikit kasih sayangnya...
Terima kasih untuk mantan pacar saya "Ririn Ardhilla"...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar