Fikiran,kesukaan,kesan,harapan,curahan,omelan dan selamat datang!

Senin, 19 September 2011

Kemana?

Essay kali ini saya menyabdakan kejadian pada sabtu malam 17 september 2011 di bawah minitatur istana  yang kami huni .. 
Entah mengapa saya merasa ganjil,saya bergerak tanpa punya tujuan, saat mata saya terbuka untuk mengawali hari itu dengan beragam aktifitas saya tidak mendapati  apa yang sebenarnya menjadi kemauan saya. Saya bergerak layaknya seperti  spontanitas dari seorang penjaga gawang. saya memiliki   janji oleh beberapa teman saya. Dan pada akhirnya janji itu lupa sangkarnya. Seperti makhluk antisosial saya hanya ingin bergerak sendiri tanpa ada yang mengganggu. salah satu janji itu saya ikat dengan seorang wanita yang sudah lama saya kenal.tetapi berhubung tenggorokan saya terasa gatal saya mencoba menepati janji saya di lain tempat agar saya tidak terlalu banyak di serang oleh angin malam.but mission failed. Tanpa sebab yang konkrit dia seperti enggaan bertemu dan beralibi berlebih.

Saya menghabiskan banyak waktu di depan televisi dengan bantal busuk saya,untuk melodi sampah dari gitar saya dan untuk beberapa lembar dari buku yang saya baca. Semuanya hampir   tak memiliki defenisi. dengan berita norman kamaru yang mendadak membuat pernyataan heboh karena ingin mengundurkan diri dari kepolisian.dengan melodi gagalnya blues males dan hak tersangka ketika di periksa dalam KUHAP. saya menemukan lalat pada air yang saya minum.saya meludahnya.cuuiihhh!!! saya bingung dengan selera saya di hari ini.hmm hambar. beberapa daerah di negri ini sedang di landa kekeringan di karenakan kemarau panjang yang melanda daerah –daerah tersebut,orang orang sibuk berburu air bersih.tetapi peristiwa itu lantas tak menarik perhatian saya karena saya sudah menjalaninya terlebih dahulu,pada saat kemarau belum mengisi absensinya di negeri ini.pesawat pesawat tempur yang sedang memamerkan kehebatannya jatuh dan terjadi di 2 tempat berbeda di amerika serikat.

Saya menghabiskan beberapa batang rokok dengan pikiran kosong.dengan tatapan kosong dan juga kantong yang kosong.

Bagaimana jika manusia sedang tidak memiliki tujuan akhir dan tidak sedang menunggu apapun? Tidak ada yang akan di kehendaki. Tidak ada sistem yang tertata dan semuanya abstrak. seperti halnya tulisan ini,bahkan saya sendiri pun tidak mengerti sama sekali dengan bibitbebetbobotnya dan kemana tulisan ini akan menjadi bahan bacaan yang layak. selamat malam setiap manusia yang berkeringat ,malam ini terasa seperti siang bolong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar