Fikiran,kesukaan,kesan,harapan,curahan,omelan dan selamat datang!

Jumat, 27 Januari 2012

Alasan Kenapa Berfikiran Buruk

Banyak cara untuk bersenang-senang dan seakan tak mau kalah bersedih-sedih juga banyak caranya.gelisah,keringat dingin,galau,uring-uringan bahkan gila adalah rumpun gejala yang begitu akrab.ada orang bercakap masa muda adalah masa yang berapi-api yang maunya menang sendiri walau salah tak peduli.sudah jelas itu pemuda tak bertanggung jawab.daripada sibuk membicarakan pemuda seperti itu  ada baiknya navigasi dituju kepada pemetaan masalahnya.
Bagi mahasiswa baru yang masih bauk kencur,sesuatu yang berkaitan dengan kuliah seperti absensi,kuis,tugas,UTS dan UAS di lakukan secara hati-hati.takut akan kesalahan kecil dapat berpengaruh terhadap IP hingga uang jajan.namun apa yang terjadi bila sesuatu yang di wanti-wanti sejak awal itu terjadi,IP bungkuk dan banyak kritik di terima dari banyak kalangan.ketika itu si pemuda akan berjanji akan mendulang IP cemerlang di semester selanjutnya walaupun terkadang harapan itu di mentahkan oleh dosen yang ilmunya menembus langit ke tujuh dan membal menuju kerak bumi.

Beralih ke masalah selanjutnya,"uang" lagi-lagi "uang".sebagai pemuda yang tidak berasal dari keluarga elit saya mengerti betul bagaimana rasanya menjadi kaum proletar.si pemuda kerap berfoya-foya setelah menerima uang cash dari mamak atau ayah.sehingga sulit untuk mengendalikan diri,dan pada akhirnya setelah semuanya habis tinggallah meringkuk di kamar memikirkan perut yang sejengkal dan tagihan listrik kos-kosan yang menunggak sekian bulan.menyisihkan uang di awal bulan juga tidak berpengaruh besar,karena biaya tak terduga bisa datang kapan saja dan dimana saja,"apa boleh buat pake lah dulu uang sisihan(tabungan) itu nanti di kembalikan lagi bulan depan" pikir si pemuda.tetapi konsekuensinya itu akan pudar setelah melihat ayam penyet yang memanggil-manggil dari warteg sekitar kampus.

Masalah yang ketiga mungkin lebih di tujukan kepada yang punya pasangan atau pria/wanita non-jomblo.bagi si pemuda akan rentan di rundung galau,gelisah,keringat dingin,gila sampai suicide jika punya masalah dengan orang terkasih.terkhusus bagi yang benar-benar sayang bukan yang playboy atau playgirl.tapi sudah sepatutnya pemuda yang baik mendedikasikan semuanya terhadap orang yang ia pilih dan tidak membuat banyak pilihan terhadap yang mana yang akan di apelin malam ini.kekhawatiran akan tingkah laku pasangan di luar pengawasan lah yang menyebabkan semua itu.satu pesan saya terhadap yang berpasangan untuk menjaga erat komunikasi dan yang terpenting kejujuran walupun terkadang itu pahit,jangan mau terprovokasi oleh pemuda yang berapi-api di atas.

Dan yang terakhir adalah si pemuda yang berfikir keras untuk mencerahkan masa depannya.melihat fenomena susahnya mencari kerja di negara ini membuat banyak mahasiswa bersekutu dengan para stakeholder lantaran diiming-imingi dua puluh lima ribu rupiah dan kemudian turun ke jalan untuk berkoar-koar,membuat kerusakan maka seiring dengan itu hilanglah pelita idealis dari mahasiswa seperti itu.



Menjauh dari hal itu setiap pemuda pasti berfikir untuk menyenangkan orang tua ataupun membiayai mereka ke tanah suci untuk beribadah haji,itu pasti faktor utama kenapa dia kadang merenung di kegelapan tentang masa depannya yang begitu abstrak dan dari situlah pesimisme muncul yang menyebabkan uring-uringan berkelanjutan.namun saya yakin semua akan indah pada waktunya.cobalah untuk meminimalisir fikiran buruk tentang masa depan.karena akan selamanya masa depan menjadi teka-teki yang harus di jawab semua umat di dunia.

Pemuda-pemudi yang baik hatinya walaupun terkadang hidup tak semudah dengan apa yang di katakan oleh pak mario,namun berusalah untuk menentukan apa yang terbaik.jangan mudah terseret alur mainstream pergaulan yang hedonis,pragmatis.
Socrates juga berkata "orang yang mengetahui apa yang baik akan berbuat baik" maka jika kawan-kawan pernah membuat kesalahan sadarilah itu karena kawan-kawan tidak tahu,maka belajarlah agar tahu dan memperbaikinya.seseorang tak akan pernah bahagia jika dia tahu apa yang dilakukannya tidak baik menurut hati nuraninya.


2 komentar:

  1. kalo emang ga bisa berpikir positif, optimis, ya udah gapapa untuk realistis :)

    BalasHapus
  2. realistis dalam artian bagaimana ini kang?

    BalasHapus